Bursa saham AS pada Rabu (27/3/2013) dini hari berakhir mendekati level tertinggi. Indeks Dow mencatat rekor tertinggi baru.
Saham menguat lebih tinggi dengan beberapa data ekonomi yang menunjukkan perbaikan ekonomi. Investor sementara mengabaikan kekhawatiran terhadap krisis Eropa.
Indeks Dow naik 0,7% ke 14.559,65, indeks S&P naik 0,7% ke 1.563,77 dan indeks Nasdaq naik 0,5% ke 3.252,48. Penguatan indeks mendapat dukungan dari saha Intel dan HP yang memimpin kelompok saham unggulan mendekati rekor tertinggi.
"Dari persepektif mendasar, sekarang data ekonomi lebih baik dari perkiraan mendorong kepercayaan investor terhadap prospek pendapatan. Meskipun kinerja kuartal pertama lamban dan ada kekhawatiran terhadap anggaran AS," kata Alec Young dari S&P Capital IQ seperti mengutip cnbc.com.
Dari data ekonomi, S&P/Case Shiller merilis indeks harga rumah di 20 kota melonjak 8,1 persen dibandingkan tahun lalu sebagai kenaikan terbesar sejak 2006. Namun penjualan rumah baru turun 4,6 persen pada bulan Februari ke tingkat 411 ribu unit.
Untuk indeks kepercayaan konsumen turun di bulan Maret. Orang AS pesimistis tentang prospek ekonomi dalam jangka pendek. Namun pesanan barang tahan lama naik di bulan Februari. Sebab terjadi kenaikan permintaan untuk peralatan transportasi.
Sedangkan untuk lelang Treasury senilai US$35 miliar dengan periode dua tahun berada pada imbal hasil 0,255 persen. Untuk rasio bid to cover dengan indikator permintaan 3,27.
Sementara di Eropa lembaga pemeringkat Fitch menempatkan Siprus dalam Outlook Negatif. Alasannya sistem perbankan negara tersebut dapat merusak perekonomian domestik. Perbankan Siprus masih tutup hingga hari Kamis pekan ini. Saat aktif lagi, pemerintah akan mengetatkan permodalan bank untuk mencegah pelarian deposito. Sebab deposan besar di bank Siprus berpotensi terpangkas 40 persen.
Posted in: