Divestasi (penjualan) saham Bank Mutiara Tbk (BCIC) agaknya akan mengalami hambatan lagi. Sebab sudah tiga kali divestasi eks Bank Century ini gagal dilakukan LPS.
Menurut pengamat ekonomi Ahmad Erani Yustika Bank Mutiara divestasinya tersandera politik. "Penjualan Bank Mutiara itu akan terhambat dari sisi politis. Sebab, akan ada kepentingan politik. Jadi, selama kepentingan politik belum selesai akan ada permasalahan,
Penyelesaian urusan politik Bank Mutiara diperkirakan akan mempermudah langkah divestasi bank tersebut. Investor akan leluasa memiliki bank tersebut tanpa adanya beban di kemudian hari. "Karenanya, selesaikan dulu,"
Divestasi Bank mutiara oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) memiliki harga psikologis sebesar Rp6,7 triliun. Harga tersebut dianggap sarat dengan muatan politis. Erani berpendapat harganya tidaklah harus sedemikian.
"Kalau soal harga, saya rasa itu harga politik. Harga Rp6,7 itu kan harga politis. Artinya, kalau tidak sampai situ penjualannya maka akan menjadi harga politik yang akan dipermasalahkan di dalam ranah politik,
Oleh sebab itu Erani berpendapat sulitnya divestasi Bank Mutiara bukanlah karena patokan harga. Malahan yang dominan adalah akar masalah bank yang bersangkutan. "Jadi, saya melihatnya tidak di angka,
Posted in: