Emiten sektor properti mencatatkan kinerja baik sepanjang 2012. Hal ini dilihat dari tiga emiten properti yang merilis kinerja 2012 pada Rabu (27/3/2013).
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan laba komprehensi yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik signifikan sekitar 368,23% dari Rp474,10 miliar pada 2011 menjadi Rp2,21 triliun pada 2012. Pendapatan perseroan naik 47,03% dari Rp4,18 triliun pada 2011 menjadi Rp6,16 triliun pada 2012. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi 46,48 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp31,56.
Lalu, PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan sekitar 108,82% dari Rp205,19 miliar pada 2011 menjadi Rp428,50 miliar pada 2012. Pendapan usaha perseroan naik 176,59% pada 2012 menjadi Rp713,85 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp258,09 miliar. Laba per saham dasar perseroan naik menjadi 54,93 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya 48,91.
Sementara itu, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan laba bersih tahun berjalan naik 39,70% menjadi Rp811,72 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp581,04 miliar. Penjualan dan pendapatan usaha perseroan naik 22,62% menjadi Rp4,68 triliun pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,82 triliun. Laba per saham dilusi naik menjadi 39,56 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya 28,34.
"Kami meningkatkan penjualan dan pendapatan perusahaan lebih dari 22% dengan menjaga kenaikan beban pokok penjualan di bawah 8%. Dengan demikian, marjin laba kotor kami meningkat menjadi 44,5% pada 2012 dibandingkan 36,8% pada 2011. Pencapaian ini di luar perkiraan kami, dan kinerja baik ini akan berlanjut pada 2013," kata Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk, Trihatma Haliman, seperti dikutip dalam siaran pers,
Posted in: