Sentimen baik dari eksternal maupun internal dinilai masih negatif. Karena itu, IHSG diprediksi konsolidasi dalam kisaran support 4.930 dan resistance 4.975. Seperti apa?
Pada perdagangan Selasa (2/4/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup menguat 19,68 poin (0,40%) ke posisi 4.957,251. Intraday tertinggi mencapai 4.968,311 dan terendah 4.942,806. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan net buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell.
Purwoko Sartono, Research Analyst dari PT Panin Sekuritas mengatakan, IHSG kemarin berhasil reboud setelah sehari sebelumnya tercatat terkoreksi tipis. “Kenaikan IHSG terjadi di tengah berbagai sentimen negatif baik dari dalam negeri maupun luar negeri,
Purwoko memaparkan, data manufaktur AS tercatat meleset dari perkiraan dan juga data ekonomi dari China, Jepang, dan Korea yang di bawah ekspektasi. “Ekspansi manufaktur AS bulan Maret yang lebih rendah dari perkiraan, yaitu 51,3 dari perkiraan 54,”
Data pengangguran di kawasan Eropa yang akan diumumkan Rabu (3/4/2013) ini kemungkinan akan mencapai rekor terburuk di bulan Februari yaitu di level 12%. “Data manufaktur China bulan Maret tercatat 50,9 atau lebih rendah dari konsensus yang sebesar 51,2,.
Sedangkan data dari Indonesia seperti Inflasi Maret sebesar 0,63% dan defisit neraca perdagangan US$327juta juga lebih buruk dari estimasi.
Di atas semua itu, Purwoko memproyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi. “IHSG akan konsolidasi dalam kisaran support 4.930 dan resistance 4.975,”
Posted in: