Secara fundamental dan teknikal, saham TLKM dinilai paling menarik baik untuk trading jangka pendek maupun jangka panjang. Bagi investor yang sabar, FREN juga atraktif. Seperti apa?
Pada perdagangan Selasa (14/5/2013) saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) ditutup stagnan di Rp11.850; PT Indosat (ISAT) menguat Rp100 (1,75%) ke Rp5.800; PT XL Axiata (EXCL) naik Rp50 (0,98%) ke Rp5.150; PT Bakrie Telecom (BTEL) stagnan di Rp50; dan PT Smartfren Telecom (FREN) turun Rp1 (1,12%) ke Rp88 per saham.
Pengamat pasar modal Sem Susilo menjagokan saham TLKM dan FREN untuk sektor telekomunikasi. Menurut dia, secara fundamental di sektor telekomunikasi, TLKM yang terbaik. “Secara teknikal juga, jika menembus level psikologis Rp12.000, untuk jangka menengah berpotensi menguat ke Rp15 ribu dengan target 3-6 bulan,
Sementara itu, lanjut dia, risiko koreksi saham TLKM sudah terbatas. Maksimal, diprediksi hanya melemah sampai support psikologis Rp10.000. “Saya rekomendasikan buy untuk TLKM. Saham telekomunikasi yang bagus saat ini adalah TLKM,
Dia menegaskan, baik untuk investasi jangka panjang maupun trading jangka pendek, rekomendasi tetap saham TLKM. “Bisa beli TLKM saat ini. Tidak masalah,
Sedangkan untuk saham-saham telekomunikasi kecil yang berbasis CDMA (Code-Division Multiple Access), Sem Susilo mengunggulkan saham FREN. Hanya saja, dia menggarisbawahi, saham FREN hanya tepat untuk pemodal yang men-design portofolionya untuk jangka panjang.
Pasalnya, lanjut Sem, FREN merupakan perusahaan yang masih rugi. Hanya saja, secara fundamental, emiten menuju posisi yang lebih baik. Jalan ke arah yang lebih baik itu butuh waktu untuk bangkit. “Tapi, prospek harga sahamnya cukup baik,”
Sebab, kata dia, dari empat operator CDMA seperti Speedy dan Esia, hanya Smartfren yang berhasil membukukan pertumbuhan pelanggan (customer). “CDMA yang lain mengalami penurunan,
Di atas semua itu, dia menegaskan, untuk jangka panjang dia merekomendasikan akumulasi beli (long term buy) untuk saham FREN. Untuk jangka menengah, 3-6 bulan dia menargetkan bisa tercapai level Rp100-125. “Tapi, untuk mendapatkan gain yang besar, saya sarankan untuk jangka panjang di atas setahun dengan target di atas Rp125,
Dia menambahkan, saham FREN hanya diperuntukkan bagi investor yang bisa bersabar. Sebab, FREN hanya cocok untuk investor jangka panjang. “Untuk ISAT, EXCL, dan BTEL saya tak rekomendasikan,
Posted in: