Data ekonomi dan sinyal dari the Fed telah menekan penguatan bursa saham AS pada Jumat (17/5/2013) dini hari tadi.
Indeks Dow Jones lebih rendah 0,2% ke 15.233,22, indeks S&P terpangkas 0,5% ke 1.650,47 dan indeks Nasdaq turun 0,15 ke 3.465,24.
Indeks mendekati level terendah pada akhir pekan setelah Presiden San Francisco Federal Reserve, John Williams mengatakan bank sentral AS itu bisa mengurangi kebijakan moneter pada musim panas. Pembelian obligasi juga bisa berakhir jika pasar kerja sudah mulai mengalami perbaikan. Sebelumnya, Presiden Fed Philadelphia Charles Plosser mengatakan bank sentral harus mengurangi pembelian aset mulai bulan depan.
Penguatan saham Cisco hingga 12 persen lebih gagal menahan pelemahan indeks Dow. Kejatuhan Dow seiring pelemahan saham Disney dan saham Wal-Mart. Dow melemah setelah menyentuh level tertinggi sepanjang masa di 15.302,49 pada perdagangan Rabu (15/5/2013) kemarin.
Demikian juga dengan indeks S&P berakhir di zona merah seiring saham sektor kesehatan dan konsumen. Meskipun saham sektor teknologi mengalami reli. Pelemahan ini setelah menguat selama empat pekan terakhir.
Penguatan juga tertahan data ekonomi tentang klaim pengangguran pekan terakhir yang mengalami peningkatan 32.000 menjadi 360.000. Data ini naik tertinggi selama enam bulan. Sedangkan pembangunan rumah baru turun 16,5 persen untuk bulan April menjadi 853.000 unit. Demikian juga dengan aktivitas manufaktur bulan mei secara tidak terduga mengalami kontraksi untuk wilayah Philadelphia.
Namun harga konsumen mengalami penurunan tajam lebih dari empat tahun di bulan April hingga 0,4%. Karena penurunan biaya bensin.
Saham Cisco melonjak 10 persen lebih setelah pendapatan kuartalan bisa menguat. Hal itu didorong perbaikan ekonomi di AS dan juga di ekonomi global. Namun saham Wal-Mart turun dengan ekspektasi laba dan penjualan yang turun hingga 1,4 persen.
Posted in: