Harga Murah, Laba BTEL Naik 11%

Headline

 Ketatnya persaingan tak membuat laba Bakrie Telecom (BTEL) turun. Bahkan kuartal I-2013 laba emiten naik 11% dari periode sama tahun lalu.

Laba BTEL yang mengalami kenaikan, ternyata tidak diikuti oleh industri telekomunikasi lainnya. Seperti, PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang mengalami penurunan laba dikuartal pertama tahun ini, hingga 52,72% menjadi Rp315,51 miliar.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada menuturkan, harga yang ditawarkan BTEL lebih murah dibandingkan EXCL, sehingga dari jumlah pelanggan, BTEL lebih mengungguli ketimbang EXCL.

"Harga BTEL lebih murah dan dapat dijangkau masyarakat, sehingga ini meningkatkan pendapatan BTEL. Bahkan BTEL juga bekerja sama dengan industri ponsel dan hal ini menambah jumlah pelanggan BTEL,

Lebih lanjut dia mengatakan, pangsa pasarnya BTEL yang belum terlalu besar membuat biaya operasional perseroan tidak banyak dan membuat efisiensi pengeluaran berjalan dengan baik.

Diketahui, EXCL mengalami laba diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 52,72% menjadi Rp315,51 miliar pada kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp667,38 miliar.

Sedangkan, BTEL membukukan laba usaha Rp50 miliar pada kuartal I-2013. Ini jauh lebih baik dibanding periode yang sama 2012 perusahaan mengalami rugi hingga Rp170 miliar. Perseroan juga, mencatat kenaikan 11% pendapatan usaha bersih dari Rp527 miliar pada kuartal I 2012 menjadi sebesar Rp582 miliar pada kuartal I 2013. 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons