Pada perdagangan Jumat (14/5/2013) IHSG berpotensi terkoreksi untuk menguji level support di 5.050.
Pada penutupan perdagangan Kamis (23/5/2013) secara teknikal IHSG menghasilkan signal bearish pada indikator stocastic. IHSG akan bergerak di kisaran 5.050-5.200. Untuk saham pilihan seperti BBRI, APLN, TAXI, LPKR, PGAS dan CTRS. Demikian mengutip hasil riset ETrading Securities, kemarin.
Pada perdagangan kemarin, IHSG melemah 86,60 poin atau 1,66% ke 5.121.40. Untuk jumlah transaksi 14,5 juta lot saham atau setara dengan Rp9.4 triliun.
Sementara pengamat pasar modal, Jeremiah Rio Rizaldi merekomendasikan saham ASII, GGRM dan TLKM. Untuk saham ASII, berkonsolidasi setelah turun kebawah support psikologis MA200-nya. Diperkirakan kosolidasi saat ini akan menguji MA200 sebagai resisten baru di level 7400 – 7500.
Ini merupakan technical rebound semata dan dapat dimanfaatkan untuk melakukan sell on strength. Hati – hati jika ASII gagal bertahan di atas support saat ini di 7000, saham ini berpeluang membentuk pola double top dengan target penurunan awal di 6200 dan minor target 6450. Saham ASII disarankan Sell On Strength, dengan stoploss level 7000.
Untuk saham GGRM setelah berhasil mencapai target awal kenaikannya di 56500 berpeluang melanjutkan kenaikann. Secara bersamaan GGRM juga menguji down trend resist line-nya di kisaran 57800.
Kemampuan GGRM kembali ke atas 57800 akan membuka peluang kenaikan menuju resisten dari pola Double Bottom di 60450. Nantinya jika level ini dapat ditembus target kenaikan selanjutnya ada di level 69500 dengan minor target 64000. MACD yang menurun menunjukkan saham ini berpeluang berkonsolidasi sesaat ke rangkaian support moving average di 5100 yang menjadi area menarik untuk buy on weakness, dengan stoploss level 49800.
Sementara saham TLKM telah mencapai target kenaikan dari pembentukan pola cup & handle besar yang terbentuk sejak tahun 2010 di 12500. Kemampuan TLKM bertahan di atas level 12000 akan membuka peluang kenaikan hingga 13300. Jika TLKM mampu mempertahankan momentum kenaikan maka target kenaikan selanjutnya berada di level 15500. Saham TLKM disarnakan speculative buy jika bertahan di atas 12000 dengan stoploss level 11600.
Posted in: