Inilah Strategi untuk Tiga Saham Karya


Headline

Saham WIKA dan WSKT dinilai sudah merefleksikan harga fundamentalnya sehingga potensi kenaikannya jadi terbatas. Hanya saham ADHI yang menjanjikan. Seperti apa?
Pada perdagangan Rabu (1/5/2013) saham PT Adhi Karya (ADHI) menguat Rp75 (2,52%) ke Rp3.050; PT Wijaya Karya (WIKA) menguat Rp75 (3,12%) ke Rp2.475; dan PT Waskita Karya (WSKT) naik Rp30 (3,89%) ke Rp800 per saham.
Hendra Martono, Vice President Brokerage Strategic Development Henan Putihrai Securities mengatakan, jika target harga suatu saham secara fundamental sudah tercapai dan secara kinerja keuangan mencatatkan angka yang lebih bagus, target harga berikutnya dinaikkan. “Karena itu, berdasarkan kinerja keuangan kuartal I-2013, target harga fundamental saham ADHI di-up grade ke Rp4.000,
Menurut dia, berdasarkan kinerja 2012, target harga fundamental ADHI di level Rp3.000 dan sudah tercapai.
Namun demikian, kata dia, secara teknikal, saham ADHI masih ranging (bolak-balik) cenderung datar (sideways) antara Rp2.775 hingga Rp3.175. Kondisi itu terjadi dari tanggal 11 April 2013 hingga saat ini. “Secara teknikal, ADHI memiliki support kuat di Rp2.850, tapi support yang sangat kuat di Rp2.700,
Sementara itu, ADHI memiliki resistance kuat di Rp3.125 dan resistance berikutnya di level tertingginya (all time high) Rp3.175. “Saya rekomendasikan beli saham ADHI di atas Moving Average (MA) 21 hari jika menembus resistance Rp3.125,” tuturnya.
Sebab, Hendra menegaskan, jika resistance tersebut tembus, target penguatan berikutnya adalah Rp3.450-an secara teoretis dan Rp4.000 untuk jangka panjang.
Begitu juga dengan target harga fundamental saham WIKA. Hendra menaikkan targetnya ke Rp2.450-2.500. Hanya saja, kata dia, harga saham WIKA saat ini sudah merefleksikan (price in) harga fundamentalnya itu. “Karena itu, upside potential untuk WIKA sudah tidak terlalu banyak atau hanya sekitar Rp175. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan potensi penguatan ADHI yang lebih dari Rp1.000,
Dilihat dari tren teknikalnya, lanjut dia, saham WIKA masih bullish selama berada di atas MA 21 hari di level Rp2.134,29. WIKA memiliki support di Rp2.150. “Jika support Rp2.150 tidak ditembus atau mampu bertahan di atas harga rata-rata 21 hari di Rp2.134,29 saya lebih suka buy on weakness untuk WIKA,” tuturnya.
Sementara itu, saham WSKT sudah mencapai target Rp750. Secara teknikal, kata Hendra, target harga berikutnya adalah Rp930 yang menjadi resistance-nya. “Tapi, untuk target harga fundamental, saya belum menghitung lagi,
Secara teknikal, WSKT memiliki support kuat di mid-bollinger band di level Rp700. Dari sisi tren, WSKT masih bullish karena berada di atas Moving Average (MA) rata-rata bulanan. “Tapi, jika turun ke bawah Rp744 yang merupakan MA 5 hari, saham ini masih punya potensi penurunan lanjutan akibat profit taking ke level Rp700.
Sementara itu, support berikutnya adalah dalam kisaran ranging antara Rp670 dan Rp660 jika support Rp700 ditembus. “Tren bullish WSKT akan terpatahkan jika turun ke bawah Rp722. Penurunan tersebut menandakan tekanan jual sehingga orang lebih memilih tidak memegang saham ini dengan aksi jual,
Jadi, kata dia, WSKT memiliki dua tren bullish. Pertama, jika menarik garis dari level terendah ke level terendah, tren bullish terpatahkan jika Rp722 ditembus. Kedua, secara sederhana mengunakan MA 21 hari, tren bullish WSKT terpatahkan jika turun ke bawah Rp707,14.
Hendra merekomendasikan, jika WSKT masih bertahan di atas Rp700 dan pelaku pasar tampak melakukan buy back, saya sarankan buy on weakness WSKT di area Rp710-740. “Tapi, jika menembus ke bawah Rp700, lebih baik profit taking,
Di atas semua itu, menurut Hendra, dari sisi harga fundamental, Price to Earnings Ratio (PER) WIKA sudah mencerminkan (price in) harga fundamentalnya. Begitu juga dengan WSKT. “Hanya ADHI yang masih jauh potensi penguatannya,
Dia menegaskan, harga saham ADHI saat ini belum mencapai harga fundamentalnya. PER ADHI di level 24,79 kali, WIKA 29,67 kali dan WSKT di level 28,46 kali. “Jadi, harga saham yang sudah price in adalah WSKT dan WIKA. ADHI belum,

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons