Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (31/5/2013) diprediksi konsolidasi-melemah. Pasar menanti rilis data manufaktur China.
Analis senior Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, untuk Jumat ini rupiah berpeluang memasuki fase konsolidasi. Sebab, pasar menunggu serangkaian data penting yang dirilis dari China hari Sabtu (1/6/2013) dan dari makro ekonomi Indonesia awal pekan depan.
Pada Sabtu (1/6/2013), China akan merilis data manufaktur PMI versi pemerintah yang diperkirakan turun ke 50,1 dari sebelumnya 50,6. "Karena itu, rupiah akan terkonsolidasi terlebih dahulu dengan kecenderungan melemah Jumat ini dalam kisaran sempit antara 9.850 hingga 9.800 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.
Lebih jauh Christian mengatakan, jika data tersebut meleset ke bawah perkiraan, bisa memicu risk aversion (aksi hindar risiko) para investor dari aset-aset berisiko termasuk rupiah ke aset-aset safe haven termasuk dolar AS. "Sebab, manufaktur China versi pemerintah itu bisa mengonfirmasi kejatuhan manufaktur yang dirilis sebelumnya oleh HSBC yang menunjukkan kontraksi," ungkap dia.
Selain itu, konsolidasinya rupiah juga karena penantian pasar atas data-data makro ekonomi Indonesia pada Senin (3/6/2012) yang akan dirilis cukup banyak seperti neraca perdagangan, pertumbuhan ekspor-impor, dan inflasi. "Dengan wacana penaikan harga BBM bersubsidi, inflasi yang akan dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) awal pekan depan, tidak relevan lagi," tuturnya.
Sementara itu, lanjut dia, semalam sudah dirilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk estimasi awal kuartal I-2013. Angkanya diprediksi mengalami revisi naik ke 2,7% hingga 2,8% dari estimasi sebelumnya 2,5%. "Ini akan berdampak positif bagi dolar AS dan jadi tekanan negatif bagi rupiah," ucapnya.
Sebab, data ekonomi AS itu masih menunjukkan pemulihan sehingga rupiah akan konsolidasi. Pada kenyatannya, PDB AS dirilis sedikit lebih rendah dari estimasi menjadi 2,4% untuk kuartal I-2013. "Karena itu, rupiah lebih terpengaruh oleh data manufaktur China," imbuhnya.
Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS
Posted in: