Pergerakan IHSG Selasa (7/5/2013) diprediksi konsolidasi-melemah. Salah satu pemicunya adalah Moody’s yang menyatakan, penundaan penaikan harga BBM jadi kredit negatif bagi Indonesia.
Pada perdagangan Senin (6/5/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup menguat 66,39 poin (1,35%) ke posisi 4.991,871. Intraday tertinggi mencapai 4.996,45 dan terendah 4.933,509. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan net sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.
Purwoko Sartono, Research Analyst dari PT Panin Sekuritas mengatakan, IHSG mengawali perdagangan pekan ini ditutup menguat. “Penguatan indeks didorong oleh sentimen positif dari Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang mencatat rekor tertinggi baru pada pekan lalu,
Sementara itu, lanjut dia, kenaikan Dow Jones sendiri didorong oleh pertumbuhan tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan. “Data payrolls AS pada bulan lalu tumbuh 165 ribu pekerja, lebih tinggi dari perkiraan yg hanya 140 ribu pekerja,
Selain itu, lanjut dia, angka pengangguran secara tidak terduga berhasil turun ke level terendah dalam 4 tahun terakhir dari 7,6% menjadi 7,5%. “Pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks juga diwarnai oleh pengumuman Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia untuk kuartal I-2013, yang di bawah ekspektasi,
Selain itu, lanjutnya, investor masih dibayangi oleh ketidakpastian pemberlakukan kebijakan pengurangan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pekan lalu, Standard & Poor's Ratings Services (S&P) telah menurukan outlook peringkat utang Indonesia dari positif menjadi stabil.
Lalu, Moody's Investor Service kemarin menyatakan bahwa penundaan kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan kredit negatif bagi Indonesia. “Tanpa pengurangan subsidi BBM, dikhawatirkan defisit transaksi berjalan akan melebar, serta menambah tekanan terhadap rupiah dan inflasi,” papar Purwoko.
Di atas semua itu, Purwoko memproyeksikan, IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Di tengah kenaikan indeks kemarin, volume terlihat cenderung menurun.
Sebagai catatan, kata dia, investor asing juga mencatat nilai penjualan bersih yang cukup besar di tengah naiknya indeks yang signifikan. “Kisaran support-resistance Selasa (7/5/2013) ini adalah 4.940-5.020,
Posted in: