Waspada IHSG Balik Arah, Mainkan 11 Saham!


Headline

Laju IHSG Senin (13/5/2013) dinilai punya potensi pembalikan arah (melemah) dalam kisaran support 5.072-5.092 dan resistance 5.123-5.135. Mainkan sebelas saham! Apa saja?
Pada perdagangan Jumat (10/5/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 16,6 poin (0,33%) ke posisi 5.105,937. Intraday terendah 5.083,227 dan tertinggi 5.115,643 yang menjadi rekor sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia (BEI).
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik dengan kontribusi terbesar dari transaksi negosiasi PT Bank Tabungan Pensiun Negara (BTPN) senilai Rp6,4 miliar di harga Rp6500 antara KimEng Securities dengan CIMB Securities Indonesia. Investor asing mencatatkan nett sel dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.
Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan, IHSG yang mencapai level tertinggi terbarunya memang menarik untuk profit taking. “Apalagi jika bursa saham global mulai berbalik arah melemah,
Tetapi, lanjtu dia, ternyata pelemahan yang sempat terjadi di akhir pekan kemarin masih dalam tahap wajar dan terbatas. Karena itu, IHSG hanya mengalami konsolidasinya dan tidak masuk dalam tren bearish-nya.
Di sisi lain, lanjut dia, ternyata laju bursa saham Asia berbalik arah positif di akhir sesi. Begitupun dengan pembukaan bursa saham Eropa yang juga positif. “Kondisi itu menambah amunisi bagi IHSG untuk cetak rekor,
Lebih jauh Reza memperkirakan, pada perdagangan Senin (13/5/2013) IHSG berada pada support 5.072-5.092 dan resistance 5.123-5.135. “Indeks berpola menyerupai spinning top sentuh upper bollinger bands (UBB),
Moving Average Convergence-Divergence (MACD) bergerak naik dengan histogram positif yang memanjang. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic cenderung tertahan kenaikannya setelah melewati area overbought (jenuh beli).
Menurut Reza, meski tutup persis pada target resistance 5.105, IHSG berhasil melewati target tersebut pada posisi tertingginya. “Hanya, meski IHSG berhasil mencetak new high record namun, tidak disertai dengan kenaikan volume riilnya. Oleh karena itu, tetap selalu mewaspadai potensi pembalikan arah,
Di atas semua itu, Reza menyodorkan 11 saham sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), trading buy dengan support Rp11.600-11.850, resistance Rp12.000-12.150, dan target harga Rp12.000. “Three white soldier. RSI upreversal,
PT Kalbe Farma (KLBF), trading sell dengan support Rp1.420-1.450, resistance Rp1.470-1.490 dan dan target harga Rp1.480. “Upper doji pada UBB. RSI mulai downreversal,
PT Express Transindo Utama (TAXI), trading buy dengan support Rp1.300-1.320, resistance Rp1.400-1.420 dan dan target harga Rp1.400. “ Three white soldier. Dekati UBB,
PT Bumi Serpong Damai (BSDE), buy on weakness dengan support Rp1.760-1.800, resistance Rp1.820-1.830, dan target harga Rp1.830. “Spinning di bawah UBB
Saham-saham lainnya, PT Global Mediacom (BMTR) dalam kisaran Rp2.400-2.575, trading sell jika Rp2.425 gagal bertahan; PT Pakuwon Jati (PWON) dalam kisaran Rp380-450, trading buy selama di atas Rp400; PT Alam Sutera Realty (ASRI) dalam kisaran Rp1.040-1.140, trading buy selama di atas Rp1.080;
PT Ciputra Property (CTRP) dalam kisaran Rp1.210-1.320, trading sell jika Rp1.280 gagal bertahan; PT Malindo Feedmill (MAIN) dalam kisaran Rp3.000-3.175, trading buy selama di atas Rp3.050; PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dalam kisaran Rp4.850-5.150, trading buy selama di atas Rp4.950; dan PT Erajaya Swasembada (ERAA) dalam kisaran Rp3.075-3.325, trading sell jika Rp3.075 gagal bertahan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons