Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan saham Jumat (14/6/2013) didorong dari aksi beli di bursa saham Jepang.
Hal tersebut meredam kekhawatiran tentang kebijakan moneter The Fed dan data ekonomi Amerika Serikat yang meningkat. Indeks saham Jepang Nikkei menguat 2,1% ke level 12.710,37. Padahal kemarin, indeks saham Nikkei melemah 6,4%. Indeks saham Jepang Topix broader naik 1,8% ke level 1.062,70. Keuntungan yang menarik mendorong indeks saham Nikkei menjauhi wilayah negatif.
Selain itu, indeks saham Australia naik 1,2%. Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,6%. Kenaikan tersebut setelah bursa saham Amerika Serikat menguat. Hal itu karena sentimen positif dari The Fed akan meredam kekhawatiran mengenai kebijakannya pada pertemuan mendatang. Selain itu, data ritel penjualan Amerika Serikat dan klaim pengangguran baru menunjukkan ada peningkatan.
"Kita terjebak dalam larutan antara kekhawatiran tentang kebijakan yang berhubungan dengan pasar dan ekonomi Amerika Serikat secara nyata dalam sisa tahun ini," ujar Head of Investment Market Research Perpetual, Matthew Sherwood seperti dikutip dari Marketwatch.
Adapun saham-saham yang menguat seperti saham Mazda Motor Corp naik 2,6%. Saham Casio Computer Co naik 4,1%. Sementara itu saham Kawasaki Heavy Industries naik 4,6%. Di bursa saham Australia, saham Rio Tinto naik 2,9% dan saham Newcrest Mining Ltd naik 1,3%.
Posted in: