Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama berjanji akan mencari sponsor atau donatur yang bersedia memberikan sumbangan untuk peningkatan kualitas pelayanan, termasuk honor Tim Penggerak PKK di Jakarta.
Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, mengingat berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 37 tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2013, Pemprov DKI tidak bisa lagi mengalokasikan anggaran untuk honor tim penggerak PKK.
"Tim Penggerak PKK memang tidak ada honornya. Mereka kan bekerja sukarela. Kita akan cari donatur yang mau sumbang. PKK kan boleh menerima sumbangan dari siapa pun yang tidak mengikat," katanya dalam acara Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK DKI di Balaikota DKI, Kamis (4/7/2013).
Menurutnya, pemprov DKI tidak bisa menutup mata terhadap keberadaan tim penggerak PKK di seluruh wilayah DKI yang turut membantu menyukseskan program pemerintah daerah, khususnya dibidang kesehatan.
Ia pun menugaskan Kepala Suku Dinas (Sudin) pemberdayaan masyarakat dan perempuan di enam wilayah DKI Jakarta untuk mencatatkan nomor rekening tim penggerak PKK di wilayahnya masing-masing. "Jadi sumbangan dari sponsor atau donatur bisa langsung dikirim ke rekening tersebut,
Untuk ke depannya, lanjut mantan Bupati Belitung Timur ini, pihaknya akan mencarikan cara yang tepat untuk mendapatkan anggaran bagi honor dan operasional tim Penggerak PPK di DKI Jakarta.
"Untuk sementara saya bisa carikan sumbangan untuk bayar honor. Kami rela memberikannya untuk kepentingan masyarakat. Tetapi ke depan kita tidak bisa seperti ini hanya meminta. Kami akan carikan cara atau solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan ini,
Posted in: