Asal Sabar, Saham 3 Bank Ini Janjikan Untung Besar

Headline

Bermain saham di saat seperti sekarang jelas memusingkan. Maklum, kenaikan suku bunga acuan BI (BI rate) sebesar 75 basis poin menjadi 6,5% akan berdampak ke mana-mana.
Bukan hanya membuat bunga kredit melejit, kualitas kredit juga semakin menurun. Pengalaman di 2005 menjadi bukti paling pahit. Gara-gara harga bahan bakar minyak (BBM) naik, kredit bermasalah pun ikut naik.
Meski di semester II ini tekanan terhadap perbankan semakin berat, para bankir tetap optimistis yang mereka kelola akan tetap tumbuh. Vera Eva Liem, Direktur Keuangan Bank Danamon, berkeyakinan kredit perseroan tahun ini dapat tumbuh 17%. Di semester I, kredit yang dikucurkan bank milik Temasek Singapura itu memang hanya Rp124 triliun atau tumbuh sebesar 12%.
Menurut seorang analis, dalam situasi makro yang cepat berubah, bank dengan likuiditas besar akan sangat diuntungkan. Contohnya Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Mandiri. Si analis bilang, bank-bank tersebut bisa memanfaatkan jatuhnya harga obligasi pemerintah (SUN). Itu sebabnya, ia menilai masih ada peluang bagi investor untuk meraih gain saham perbankan. Syaratnya, investor harus selektif dan sabar dalam mengoleksi.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons