Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (4/7/2013) ditutup stagnan di 9.935/9.945.
Analis senior Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, stagnannya penutupan rupiah Kamis ini seiring pergerakannya yang sangat sempit. Kondisi ini bersamaan dengan hari libur kemerdekaan di pasar AS.
Semua itu, kata dia, meredakan tekanan jual pada pasar aset Indonesia. "Karena itu, sepanjang perdagangan rupiah hanya bergerak sempit dengan level terlemahnya 9.938 dengan level terkuat 9.934 dari posisi pembukaan 9.935 per dolar AS,
Padahal, Christian menggarisbawahi, secara keseluruhan, rupiah sebenarnya berada dalam tekanan negatif akibat tekanan capital outflow dari investor asing. "Pasar aset Indonesia mendapat tekanan negatif setelah berbagai situasi yang menyebabkan sentimen pengalihan risiko,
Antara lain, kata dia, pasar mencemaskan lonjakan yield obligasi Portugal yang menular ke kawasan Eropa lainnya. Yield obligasi Portugal untuk tenor 10 tahun melonjak ke 7,40% dari posisi pekan lalu di bawah 6,5% sebelum terjadi ketegangan.
Dia menjelaskan, ketegangan muncul setelah pengunduran diri Menteri Keuangan Portugal yang sangat berpengaruh yang disusul oleh pengunduran diri Menteri Luar Negeri kemarin. "Kondisi ini mengakibatkan kekhawatiran bahwa program reformasi di negera tersebut tidak berjalan seperti yang diinginkan oleh kreditur internasional,
Selain itu, kata Christian, pasar juga tertekan oleh ketidakstabilan politik di Mesir. "Risiko geopolitik ini mengakibatkan sentimen secara keseluruhan mengalihkan risiko ke valuta save haven seperti dolar AS,
Tapi rupiah tidak melemah karena tipisnya volume perdagangan seiring dengan pasar AS yang libur. "Selain itu, para investor belum mau melakukan aksi beli dolar AS terlalu agresif sebelum dirilis data non-farm payrolls dan tingkat pengangguran AS besok,
Alhasil, dolar AS stagnan terhadap mayoritas mata uang utama tapi menguat terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa). Indeks dolar AS stagnan di 83,45. "Terhadap euro, dolar AS ditransaksikan menguat ke US$1,2999 dari sebelumnya US$1,3007 per euro,
Posted in: