PT Freeport Indonesia tengah melakukan kajian penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) untuk segera melantai di bursa Indonesia.
"Wacana IPO terus dikaji secara internal," ujar Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Daisy Primayanti di Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Thamrin Sihite juga sudah membenarkan rencana Freeport Indonesia untuk melepas saham perdananya ke publik sebagai bagian dari proses perpanjangan kontrak karya (KK).
"Katanya (Freeport) rencana IPO. Jadi saham itu masuk pasar. Ini yang diminta Frepoort dan ini yang pemerintah masih bagaimana posisinya," ujar Thamrin.
Sampai saat ini, Freeport belum merinci prosentase saham yang akan dilepas ke publik. Ssaat ini sebanyak 90,64% saham Freeport dimiliki oleh Freeport McMoran Copper & Golden Inc.
Sementara, sisanya sebesar 9,36% sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Freeport-McMoRan akan melepas 10,64% saham lagi kepada pihak nasional, tapi tidak melalui IPO.
Posted in: