Menjelang data stok mingguan minyak mentah di pasar Asia melemah pada perdagangan Selasa (30/7/2013). Investor menunggu daa ekonomi AS yang memberi mempengaruhi permintaan minyak ke depan.
Minyak mentah AS untuk pengiriman September turun 0,2% ke US$104,33 per barel. Untuk minyak mentah jenis Brent turun 0,2% ke US$107,2 per barel di London.
Pada perdagangan kemarin, minyak tertekan kekhawatiran terhadap prospek permintaan energi dari China. Investor juga bertindak hati-hati menjelang pertemuan The Fed selama dua hari sejak Selasa hingga Rabu.
Pasar minyak mentah akan mencermati data pemulihan di pasar perumahan AS tentang laporan harga rumah di bulan Juni. Selain itu juga tentang angka kepercayaan konsumen untuk bulan Juli ini. Data penting lainnya adalah tentang aktivitas manufaktur China pada akhir pekan ini.
Hari ini, American Petroleum Institute akan merilis data persediaan untuk pekan terkahir, waktu AS. Pasar memperkirakan persediaan akan turun 3 juta barel per 26 Juli lalu. Sedangkan Energy Information Administration pada Rabu besok.
Stok minyak mentah AS telah jatuh hampir 30 juta barel menjadi 364,2 juta barel dalam empat pekan terakhir.
Posted in: