Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memakai 21 metode untuk memastikan penampakan hilal atau bulan sabit yang nampak hampir bersamaan dengan matahari terbenam.
Delapan belas di antaranya menunjukkan posisi hilal akan berada di bawah satu derajat. Hilal pada hari ini tidak akan terlihat sehingga wajib hukumnya untuk menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari.
"Awal puasa Ramadan 1434 Hijriah jatuh pada hari Rabu Kliwon 10 Juli 2013," kata Koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim Sholeh Hayat, Senin (8/7/2013).
Meskipun demikian, PWNU Jatim tetap melakukan rukyatul hilal di 13 titik pada sore nanti. Rukyatul hilal atau melihat hilal akan dilakukan sejak 30 menit sebelum matahari terbenam.
Tiga belas titik tersebut di antaranya Pantai Gebang Bangkalan, Pantai Ambet Pamekasan, Nambangan Kenjeran Surabaya, Bukit Condro Dipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, Pantai Awar-awar Tuban, Plengkung Banyuwangi, Pasir Putih Situbondo, Gili Ketapang Probolinggo, Kencong Jember, Pantai Selatan Blitar, Pantai Selatan Pacitan dan menara Masjid Al-Akbar Surabaya.
Hasil rukyatul hilal akan dikirim ke Pengurus Besar NU yang ikut sidang isbat di Kementerian Agama pada sore nanti.
Posted in: