Saham PT Victoria Investama Tbk (VICO) yang ditawarkan ke publik, mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 26,7 kali.
"Saat bookbuilding, oversubscribed sampai 26,7 kali," kata Direktur Utama PT Andalan Artha Advisindo Securities, Th Andri Rukminto seusai pencatatan perdana saham VICO di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/7/2013).
Saham VICO saat pencatatan perdananya di BEI mengalami kenaikan 28% menjadi Rp160 per saham dari harga yang ditetapkan perseroan sebesar Rp125 per unit saham.
Adanya oversubscribed dalam penawaran saham VICO, kata Andri, karena perseroan menawarkan waran sebanyak 2,1 miliar dengan harga Rp125 per waran. Sehingga hal inilah yang memacu investor membeli saham VICO. Lebih lanjut Andri mengatakan, saham VICO lebih banyak diserap oleh investor domestik dibandingkan investor asing. Bahkan, saham VICO diserap asing hanya di bawah 50%
Posted in: