Ulangi Mega-Hamzah, PPP Pertimbangkan Jokowi

Headline

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak menutup peluang koalisi dengan partai politik lainnya dalam Pemilu 2014. Tak terkecuali mendorong Joko Widodo maju Pemilu Presiden 2014.
Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan pihaknya terbuka untuk melakukan koalisi dengan partai politik lainnya dalam Pemilu 2014 mendatang. Begitu juga dengan nama-nama calon Presiden yang saat ini muncul seperti Aburizal Bakrie, Hatta Rajasa, Pramono Edhi, Gita Wirjawan. "Dan yang utama Jokowi," ujar Surya usai pembukaan konsolidasi dan pembekalan caleg PPP di Jakarta, Rabu (3/7/2013).
Menurut Surya, khusus untuk figur Jokowi, mengingatkan koalisi yang pernah terbangun antara PDI Perjuangan dan PPP saat duet Megawati-Hamzah Haz pada 2001-2004 lalu. Meski Surya mengatakan "Saya melihat masalah capres kondisinya masih sangat mentah, masih terlalu dini. Keputusan berkoalisi kita lihat hasil pileg 2014," tambah Surya yang juga Menteri Agama ini.
Dalam kesempatan sama, Ketua Fraksi PPP DPR RI Hasrul Azwar tidak sependapat bila Jokowi didorong maju dalam Pilpres 2014 mendatang. "Untuk Jokowi, jangan nafsu menjadi capres. Benahi dulu Jakarta seperti persoalan macet, banjir, penghijauan dan perumahan kumuh," kata Hasrul.
Menurut dia, lebih baik Jokowi fokus dalam melakukan pembenahan Jakarta. Jika berhasil dalam membenahi Jakarta maka, Jokowi akan dikenang masyarakat seperti Ali Sadikin. "Jadi bertahap dululah, jadi walikota, gubernur baru presiden," sebut Hasrul.
Ia menegaskan tetap mendorong Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali untuk maju dalam Pilpres mendatang. Meski menurut Hasrul, semua tergantung hasil Pemilu Legislastif dalam Pemilu 2014 mendatang.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons