Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,55% ke level 4.382,54 pada awal perdagangan saham Rabu (11/9/2013).
Selain itu, indeks saham LQ45 menguat 0,49% ke level 742,74 dan indeks saham JII naik 0,64% ke level 615. Indeks saham ISSI menguat 0,74% ke level 148,35. Sebagian besar sektor saham menguat pada awal perdagangan saham hari ini kecuali sektor saham agri dan pertambangan.
Sektor saham properti naik 1,92% ke level 378,16 dan sektor saham industri dasar naik 1,3% ke level 496,62. Sementara itu, sektor saham aneka industri naik 0,96% ke level 1.160,96. Analis PT Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menuturkan, IHSG bergerak menguat tipis hari ini. Hal itu didukung dari sentimen positif cukup banyak yang direspon pada penguatan kemarin.
Sedangkan nilai tukar rupiah NDF cukup stabil pagi ini di kisaran Rp11.460 terhadap dolar Amerika Serikat. Begitu juga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun di kisaran 8,8%. Moody's kemarin juga menyatakan kinerja empat bank besar yaitu BMRI, BBCA, BBRI, dan BBNI tidak akan terpengaruh oleh pengetatan moneter dan pelemahan Rupiah.
Bursa saham Asia pagi ini menguat tipis sekitar 0,4% akibat sebagian besar data ekonomi China telah terfaktorkan pada penguatan kemarin. Harga minyak melemah 0,3% pada pagi ini.
Saham-saham yang menguat pada perdagangan saham hari ini antara lain saham LPPF naik 4,5% ke level Rp11.600, saham GGRM menguat 1,26% ke level Rp40.100, dan saham ITMG naik 1,19% ke level Rp29,650. Sementara itu, saham UNTR menguat 1,76% ke level Rp17.300, saham NIPS naik 3,08% ke level Rp8.350 dan saham LPCK naik 5,05% ke level Rp5.200.
Pada perdagangan saham hari ini, ada 97 saham menguat, 58 saham stagnan, dan 14 saham melemah. Total volume perdagangan saham sekitar 316,38 juta saham dengan nilai transaksi Rp399,70 miliar. Investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp85,16 miliar.
Posted in: