Laju IHSG Senin (9/12/2013) diprediksi menawarkan entry level yang menarik dalam support 4.135-4.166 dan resistance 4.195-4.206. Inilah saham-saham pilihannya.
Pada perdagangan Jumat (6/12/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG^JKSE ) ditutup melemah 36,11 poin (0,86%) ke posisi 4.180,788. Intraday terendah 4.161,023 dan tertinggi 4.204,377.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan net sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell.
Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan, laju bursa saham Asia yang variatif cenderung naik tipis dan rilis data-data ekonomi Asia yang cukup baik, tidak lantas membuat laju IHSG berbalik menguat. “Meski utang gap 4.191-4.225 sudah ditutup, juga tidak membuat IHSG memiliki tenaga untuk rebound,
Menurut dia, hasrat jualan dari pelaku pasar seiring dengan masih rendahnya nilai tukar rupiah masih tinggi. “Lalu, belum adanya berita positif dari dalam negeri juga membuat IHSG masih mendekam di zona merah,
Lebih jauh Reza memperkirakan, pada perdagangan Senin (9/12/2013) IHSG berada pada support 4.135-4.166 dan resistance 4.195-4.206. “Indeks berpola menyerupai four star on the south dekati lower bollinger bands (LBB),” ujarnya.
Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih menurun dengan histogram negatif yang memanjang. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic masih melanjutkan downreversal.
Dia menjelaskan, laju IHSG sempat berada di bawah kisaran target support 4.178-4.200 meskipun dapat kembali masuk dalam kisaran target support tersebut. “Masih ada potensi untuk menutup utang gap 4.072-4.102 bila tidak ada sentimen positif yang mampu menahan pelemahan yang terjadi. “Tapi, di sisi lain, juga menawarkan level entry yang cukup menarik sehingga diharapkan masih ada potensi rebound,