Bursa AS Masih Bisa Cetak Rekor Lagi


Headline

 New York - Bursa saham AS berpotensi positif pada perdagangan Jumat (8/3/2013). Investor menunggu data pekerjaan AS yang diperkirakan menunjukkan pertumbuhan ekonomi di bulan Februari.

"Mungkin data Jumat bila pasar memiliki kekhawatiran kalau data jauh dari harapan maka mereka sedang melakukan hal yang brilian untuk menyembunyikan ketakutan tersebut," kata Fawad Razaqzada dari GFT Markets seperti mengutip marketwatch.com.

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi telah memicu saham unggulan di tiga indeks utama untuk meraih rekor tertinggi. Jadi tidak ada alasan bagi investor untuk memikirkan risiko selain risiko bullish. Bahkan Dow dan S&P masih berpotensi mencetak rekor tertinggi lagi.

Untuk data non-farm payrolls berpotensi meningkat 160.000 pekerjaan di bulan Februari dari 157.000 di bulan Januari. Untuk tingkat pengangguran akan stabil di 7,9%.
Pada perdagangan Kamis kemarin, Dow Jones memperpanjang masa tertinggi lagi untuk hari ketiga. Gerakan Dow mencerminkan sentimen positif dari data klaim pengangguran dan optimistis menjelang data pekerjaan bulanan dari pemerintah.

Indeks Dow naik 0,2% ke 14.329,33, indeks S&P naik 0,1% ke 1.544,26 dan indeks Nasdaq naik 0,3% ke 3.232,09. Untuk pekan ini seluruh indeks telah naik rata-rata 1 persen. Bahkan indeks S&P dan Nasdaq meraih kenaikan terbesar dalam sembilan pekan terakhir.
Dari sisi ekonomi kemarin, klaim pengangguran ternyata turun menjadi 340 ribu pada pekan lalu. Ekspektasi pasar terhadap data ini naik ke 355 ribu klaim. Rata-rata klaim pengangguran dalam empat pekan turun ke level terendah sejak Maret 2008. Tetapi rencana PHK naik di bulan Februari karena sektor keuangan memangkas sebagian karyawannya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons